HFRS lebih umum di Eropa dan Asia, ditandai dengan gejala awal mirip flu yang dapat berkembang menjadi tekanan darah rendah, syok, pendarahan, dan gagal ginjal akut. Sementara itu, HPS lebih sering ditemukan di Amerika dan diawali dengan gejala flu yang berkembang menjadi gangguan pernapasan serius, seperti batuk kering, sesak napas, dan edema paru, dengan tingkat kematian mencapai 40-50 persen.
Penularan Hantavirus terjadi melalui kontak dengan feses, urine, air liur, atau sarang hewan pengerat yang terinfeksi. Manusia dapat terpapar melalui inhalasi partikel virus, kontak langsung, atau konsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.
Meskipun penularan melalui gigitan atau cakaran tikus jarang terjadi, kontak dengan kotoran atau urin hewan pengerat tetap menjadi penyebab utama infeksi.
Menurut Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, P...